Anak Lelaki Ku Tersayang
Juli tahun 2015 ini hampir 8 tahun aku dan suamiku menjalani pernikahan.. dan pada hari Senin tanggal 23 Maret 2015 pukul 11.21 WIB di RS YPK Menteng Jakarta melalui operasi SC dengan berat 3,4 kg dan panjang 49 cm.. telah sempurna kebahagiaan keluarga kecil kami dengan kehadiran seorang anak laki-laki yang sehat dan lucu.
selamat datang di dunia RAKA
SAMI ALVARO kami memberinya nama. artinya kurang lebih kami berharap dia menjadi seseorang yang bercahaya seperti bulan purnama, memiliki kedudukan yang tinggi dan bersikap adil serta bijaksana..
kehadirannya yang telah lama ku nantikan sempat membuat aku terserang kekhawatiran yang berlebihan. raka lahir dengan keadaan hipotermia dimana suhu badan dia pada saat lahir 35º.. tak sempat aku melakukan IMD karena raka langsung dibungkus dan dibawa ke ruang perawatan bayi.. aku hanya diberi kesempatan menciumnya.. bahagia campur sedih rasanya..
hari pertama setelah aku melahirkan.. aku hanya diberi kesempatan 1 jam melihatnya.. karena raka masih harus melakukan perawatan intensif.. aku memeluknya dan menciuminya.. tak percaya rasanya.. makhluk yang sering menggeliat dalam perutku kini ada dipelukanku..
tak cukup sampai disitu.. hari kedua aku tak bisa menyusui raka,, aku yang buta ilmu pengetahuan tentang menyusui mulai kewalahan.. tidak tahu harus bagaimana.. raka hanya bisa menangis.. dan aku hanya bisa menangis juga.. hahaha..
pada hari kamis yang harusnya kami bisa pulang.. kadar bilirubin raka naik.. 10,4 diatas batas normal yang seharusnya 10.. lagi-lagi aku hanya bisa menangis.. raka diterapi sinar hari itu juga.. sedih rasanya.. sepanjang hari aku hanya menangisi raka.. ada perasaan takut yang selalu membayangiku..
akhirnya pada hari Jumat aku dan raka diperbolehkan pulang.. kadar bilirubin raka sudah 7,4.. Alhamdulillah.. bahagia rasanya memandang wajahnya.. tak pernah bosan aku memegang kaki dan tangannya yang mungil.. tapi selalu saja air mata membasahi pipiku.. antara tak percaya,, bahagia..
mulailah disini aku diserang khawatir yang berlebihan.. aku selalu tak bisa tidur takut dia kenapa-kenapa.. ASIku yang hanya sedikit pun mulai membuat perkara.. raka menangis tiada henti.. akhirnya setelah aku dan suamiku berdiskusi dengan sangat terpaksa aku menambahnya dengan susu formula.. apa yang terjadi sama raka selalu saja membuatku menangis.. raka gumoh atau muntah aku pasti menangis.. raka bersin dan batuk aku pasti menangis.. bahkan raka ngeden untuk pup saja aku pun menangis.. seolah ga ingin raka merasakan sakit.. aku selalu menciumi dan memeluknya.. rasanya disuruh berkorban nyawa pun aku rela untuk dirinya..






Anak lelaki yang begitu mencintai ayahnya ialah saat dia mempunyai cita-cita “Ingin seperti Ayah” Cinta Ayah itu terkadang tak akan terlihat, karena memang ia tak pandai untuk menunjukannya Miliki pribadi yang baik, dengan tidak meremehkan usaha orang lain ibu Ayah ialah orang pertama yang mengkerutkan kening ketika mendengar pinta kita, dan pasti ia berusaha untuk memenuhinya Kehidupan ini bisa berubah terbalik dalam sekejap.