Malu Dong …
Pagi hari ini, aku mendapat sedikit pelajaran.. ya pelajaran bisa kita dapat dimanapun… bukan hanya di sekolah.. dan kali ini aku mendapatkannya di tengah kemacetan Jakarta..
Sebuah bus transjakarta melintas di sampingku.. dan seperti biasa di jendela belakangnya terdapat berbagai tulisan, kali ini yang ku baca “Hari gini nyerobot jalur bus tranjakarta, malu dong”.. tapi tepat dibelakangnya terdapat puluhan motor yang masuk jalur bus transjakarta.. ditambah dengan bus kota dan mobil-mobil pribadi lainnya.. haaaaah lengkap rasanya..
Aku berpikir.. apa memang kita sudah tidak punya rasa malu.. malu untuk berbuat salah.. malu untuk mengambil yang bukan hak kita..
Malu itu sendiri berarti merasa sangat tidak enak hati (hina, rendah, dsb) karena berbuat sesuatu yang kurang baik (kurang benar, berbeda dengan kebiasaan, mempunyai cacat atau kekurangan, dsb).. aku ambil dari kamus besar bahasa Indonesia..
Tapi sepertinya sekarang malu itu sendiri sudah tidak ada dalam diri manusia.. mereka jauh lebih bangga melakukan kesalahan.. jauh lebih merasa hebat untuk berhasil melanggar peraturan.. pernah aku mendengar ada orang yang membanggakan dirinya karena dia memiliki KTP lebih dari 1.. hehe.. dan juga aku pernah mendengar orang yang bercerita bahwa dia berhasil menerobos lampu merah atau rambu forbidden .. bahkan aku sendiri pernah merasakan ditertawakan karena aku tidak mengambil bahu jalan di jalan tol jadi lebih lambat sampai di tujuan.. hehehe.. Setidaknya ada sedikit kebanggaan didiriku untuk melakukan hal yang benar..
Bukannya aku tidak pernah melakukan kesalahan.. kadang kalau sudah mepet berangkat kantor pun, aku kadang nerobos 3 in 1.. aku yang dari cawang jam 6.15 saja baru jam 7 kurang sedikit atau lebih sedikit sampai di lampu merah kuningan menuju gatsu.. dan pemberlakuan jam 3 in 1 yang mulai jam 7.00 seharusnya jadi pertimbangan Pemerintah dalam menyikapi kemacetan ibu kota.. justru jam 7.00 pagi ini.. orang-orang yang berangkat jam 5 pagi dari cibubur dan bekasi baru sampai di wilayah 3 in 1.. masa harus memutar jalan yang lebih jauh lagi untuk menghindarinya .. hehehe.. (mencoba membela diri).. tapi tetaplah aku merasa malu untuk melakukan kesalahan ini.. sebisa mungkin aku semakin memajukan jam berangkat.. atau memilih untuk masuk tol dalam kota..
Belajar untuk merasa malu berbuat salah.. mungkin ini yang seharusnya diajarkan kepada diri sendiri.. manusia itu pasti salah.. tapi berani mengakui kesalahan.. meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan dan memperbaiki diri untuk tidak mengulangi kesalahan .. ini yang seharusnya dipahami.. malu itu hanya ada di dalam diri kita.. malu kepada diri sendiri.. jadi mulai hari ini.. mulailah bersikap malu untuk berbuat kesalahan dan bangga untuk melakukan kebenaran.. dimulai dari diri kita sendiri.. di mulai dari hal kecil.. dan membuat dunia berubah ke arah yang lebih baik.. semangaaaaat!!! (^_^)










